Selasa, 01 Desember 2015

UNIFLOR KREATIF




( MINTA KRITIK SARAN YANG MEMBANGUN)
NOSTALGIA PENUH WARNA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

 Masa–masa di Sekolah Menengah Atas  adalah masa yang paling indah dilalui, dimana kenakalan remaja menjadi sorotan bagi para pendidik.  dahulu sewaktu  masih sekolah di Sekolah Menengah Atas St. Clemens Boawae saya dikenal oleh guru-guru sebagai anak yang bandel, suka bolos, dan malas mengikuti pelajaran, terutama pelajaran matematika. Guru matematika saya dahulu adalah sosok wanita yang cukup kejam namanya ibu Bernadeta beliau memang suka mengeluarkan kata-kata makian yang cukup pedas kalau di dengar. Karena kepedasan kata-katanya membuat saya jadi malas mengikuti pelajarannya. Sikap saya sering mendapat tanggapan serius dari ibu guru matematika ini.  Pada hari senin pukul 07.00 pagi saat itu adalah jam pelajaran matematika, kurang 5 menit pukul 07.00  ibu Bernadeta memasuki kelas saya.
Saya  dan teman-teman memberi salam “ selamat pagi ibu......
 jawab ibu Bernadeta dengan sedikit senyuman “selamat pagi juga anak-anak...apa kabar?
Dan kami semua menjawab “ baik-baik saja ibu?
 Ibu secara spontan langsung bertanya kepada kami semua katanya” apakah kalian semua sudah mengerjakan tugas logaritma yang diberikan saya minggu lalu ?
Saya menjadi bingung lalu bertanya kepada teman sebangku saya Fery namanya kata saya “teman apakah ada tugas matematika tentang logaritma minggu lalu seperti ini?
 Dengan polos Fery menjawab “ iya teman apa ada..masalah ? minggu lalu itu ibu guru memberikan tugas matematika tentang logaritma, teman bolos jadi teman tidak tahu apa-apa..”
Sementara  berdiskusi tiba-tiba ibu melintasi tempat duduk saya dan teman saya Fery, perasaan saya memang sangat tidak tenang, karena takut kalau disaat yang sama  ibu bertanya ternyata saya tidak mengerjakan. Dan ternyata  perasaan saya itu menjadi sebuah  kenyataan,  ibu Bernadeta menghampiri tempat duduk saya dan bertanya kepada saya  katanya “ Iuss dimana pekerjaan rumahmu?
 Saya menjadi sangat gugup dan takut sambil menggaruk-garuk kepala dan berkata dengan nada seperti ketakutan “ tenang saja ibu saya punya pekerjaan rumah sudah selesai, tetapi.......saya lupa di rumah” jawab ibu “ mengapa Iuss lupa? Belum tua sudah pikun..sekarang ibu sarankan supaya iuss pulang dan ambilkan pekerjaan itu..”  jawab saya dengan ragu-ragu “ baiklah ibu”
setelah itu ibu memperbolehkan saya untuk pulang mengambilkan pekerjaan rumah itu. Dalam perjalan pulang saya berpikir  kembali  kalau saya sudah menipu ibu. Luar biasa juga tipuan saya bisa meyakinkan ibu. Setelah 20 meter dari sekolah, saya bertemu dengan dua orang  teman kelas lain saya yang bolos nama mereka adalah Abe dan Arif. Abe dan Arif langsung menghampiri saya dan bertanya” teman mengapa kamu pulang?
 Kemudian saya dengan santai menjawab “ saya dipulangkan karena saya tidak mengerjakan pekerjaan rumah “ jawab mereka “ owwww saran kami sebaiknya teman tidak usah ambil pekerjaan rumah kita bolos saja”( sambil tertawa terbahak-bahak.)
Saya menjadi bingung dan berkata kepada mereka “ pekerjaan rumah saya memang tidak dikerjakan,  saya dari tadi hanya menipu ibu saja”
 jawab Arif “ wah itu sangat bagus”yang lebih bagusnya lagi kalau kita pergi ke rumah saya, disana kita minum kopi sambil nonton televisi “
Akhirnya saya dan teman saya berangkat kerumahnya. Disana kami minum kopi sambil nonton televisi. Saya di ajak Arif untuk tidur di rumahnya. Keesokan harinya saya ke sekolah dengan seragam yang tidak rapi. Dalam perjalan mendekati gerbang sekolah, saya melihat Ibu Bernadeta berdiri di depan gerbang sambil memegang rotan. Hari itulah piket ibu bernadeta ,saya sangat takut mendekatinya. Sementara merapikan  baju seragam dengan tergesa-gesa saya dipanggil ibu katanya “ babi kesini kamu! Dasar anak bandel mengapa kamu terlambat?!!! Ingat kemarin kamu sudah menipu ibu!!! Sebentar menghadap ibu di ruangan guru” kata ibu bernadeta dengan wajah memerah. “Wah sangat berbahaya” kata saya dalam hati, pikiran saya seolah-olah terkunci oleh amarah Ibu Bernadeta. Setelah bell masuk berbunyi saya menuju ke ruangan guru untuk menghadap beliau. Setelah sampai di ruangannya, saya dimarahi oleh ibu bernadeta “ inilah dia murid yang paling bandel” kata ibu dihadapan teman-teman guru yang sedang sibuk dengan pekerjaan mereka .Saya menjadi malu mendengarnya, semua teman-teman guru yang ada didalam ruangan menjadi marah terhadap saya. Akhirnya beliau bertanya kepada saya katanya “ mengapa kemarin kamu tidak kembali ke sekolah dan mengikuti pelajaran saya!!! Jelaskan anak kurang ajar” ( sambil menunjukan jari telunjuknya di dahi saya ) lalu saya menjelaskan kepada ibu bahwa saya tidak mengerjakan pekerjaan rumah dan kalau hari kemarin itu hanya tipuan saja supaya saya tidak mendapat hukuman.  Setengah jam berlalu, Setelah saya mendapat pengarahan dan nasihat dari beliau saya kembali ke kelas saya bersama dengan ibu dan mengikuti pelajaran matematika.Ketika saya dan ibu Bernadeta memasuki ruangan kelas semua mata teman-teman saya tertuju pada saya dengan wajah keheranan. Kemudian  saya menuju tempat duduk saya dan kembali duduk Akhirnya teman sebangku saya bertanya katanya “ teman,.. kamu dari mana ? kok kamu masuk bersamaan dengan ibu Bernadeta “
  “saya  dari ruangan guru menghadap ibu Bernadeta “ kata saya dengan sedikit malu. Teman saya kemudian berkata kepada saya lagi katanya “ oh pasti kamu membahas masalah kemarin ya? “
Jawab saya “ ya benar sekali teman... saya kemarin disuruh  pulang oleh ibu guru untuk mengambil kembali pekerjaan rumah,  tetapi saya tidak  kembali lagi  ke sekolah dan mengikuti pelajaran itu masalahnya”
 “ lalu kemana saja kamu kemarin setelah pulang dari sekolah?”  katannya sekali lagi. Jawab saya “ ssssstt saya Bolos “ akhirnya siulan saya itu terdengar sampai ke telinga ibu Bernadeta.
 Ibu Bernadeta tiba-tiba terkejut dan menatap saya dengan penuh amarah katanya “ hey telor..... bunyi siulan apa yang kamu buat?”  kamu tidak pernah bertobat ya!!! Kamu benar-benar anak bandel” saya hanya terdiam santai tapi sedikit takut. Kemudian ibu datang menghampiri saya dan berkata “ dengan cara apa yang harus saya lakukan untuk sikap kamu ini?baiklah saya akan membawa kamu ke hadapan Kepala Urusan Kesiswaan supaya kamu di bina disana.”diruangan Kepala Urusan Kesiswaan saya dibina, dinasihati dan di putuskan untuk membuat surat pernyataan kepada ibu Bernadeta. Saat itulah saya mulai sedikit mematuhi dan mentaati aturan didalam kelas maupun diluar kelas.      
              

UNIFLOR TETAP JAYA

MARI KITA BERSAMA TINGKATKAN SUMBER DAYA MANUSIA FLORES  MELALUI PENDIDIKAN

UNIFLOR SASING



LITERARY APPRECIATION
AN INTRODUCTION TO THE ELEMENTS OF FICTION,POETRY AND DRAMA
&
HISTORY OF FILM AND VIDEO



BY
SERVASIUS KAMI
2012 510 638


FACULTY OF LETER
ENGLISH LETER STUDY PROGRAM
FLORES UNIVERSITY
ENDE
2015
AN INTRODUCTION TO THE ELEMENTS
OF
 FICTION,POETRY AND DRAMA

1.      FICTION
According to Toni Morrison, fiction is distinct from fact,it is the product of of imagination ,invention , and it claims the freedom to dispense with ‘ what really happened’ or where it really happened, or when it really happened and nothing in it need  to be publicly verifiable ,although much of it can be verified. Introduces of fiction it can be divided in several technical terms, such as character, plot,setting,theme,narrator,style and tone. With these terms will help the reader to understand how short stories are put together and make it easier for us to read them and to write them.
The elements of fiction :
§  Character
Character is a fictional person in a story and readers first reactions to him or her are usually base on their subjective capcity to empathize with the characters’s experiences.
§  Plot
Plot is the arragement of the events in a story according to a pattern devised by the writer and inferred by the reader.
§  Setting
Setting is such as time,place, and social context of a story constitute.
§  Theme
Theme is the central idea of the story.
§   Narrator
Narrator is a technique that writers used to create a particular point of view from which they will tell the story, present the action and shape the readers responses.
§  Style
Style is the way writers express theirselves.
§  Tone
Tone is the manner, attitude and situation.
2.      POETRY
According to William Wordsworth defines that poetry is an overflow of powerful feelings it’s mean that they share an imaginative view of language and a believe in the power of words. The elements of poetry such as images, similie,metaphor,symbol,personification, paradox.
The elements of Poetry :
·         Images
Images are words and phrases that communicate sensory experiences and convey moods and emotions.
·         Simile
Simile is a direct comparison between two explicit terms, usually introduced by like or as.

·         Symbol
Symbol is a sign that point to meanings beyond its literal significance.
·         Personification
Personification is the atribution of human qualities to animal, ideas, or inanimates things.
·         Paradox
Is a statement that appears to be  contradictory and absurd but displays an element of truth.

3.      DRAMA
Drama is the art form in which the playwright collaborates with actors, director, and designers of set, lighthing and costume to produce an aural, visual and social experience. The elements of the drama such as characterization ,plot, and theme.
The elements of drama :
§  Characterization
Characterization is the characters that action in drama. Characterization such as dramatis perrsonae, stage direction, protagonist, antigone.
§  Plot
In the drama plot is the arrangement of the dramatic action of a play.
§  Theme
Theme is the central idea or ideas dramatized in a play.
HISTORY OF FILM AND VIDEO

Throughout its history ,which reached its cetennial in 1995, film has served a number of purposes and assumed a number of roles. No serious consideration of the forces that shaped twentieth century culture could conceivably ignore the impact of movie. From their beginnings, movies have documented events, personalities, and places providing not only invaluable sources of information to scholars but a sense of how things looked and felt.

Film and Literature
Narrative film share  a number of common features with dramatic and prose literature ,including theme,plot,characterization ,setting, and narrative point of view.In addition, movie have created film equivalents of sich literary elements as imagery, methapor,symbols, and rethorical devices.from the very beginning films looked to literature,to novels,plays ,short stories,even poems for sources and subject.Other films, while not direct adaptations, are inspired by literature or literary figures.The differences between film and literature,however,bear consideration.Ideas and characters can be more fully developed in a novel or a play. Movies tend to los their strong points as well as the audience whwn they try to incorporate extended exposition or become unduly philosophical. This does not mean that narrative films are necessary more shallow than literary works, only that their depths must be reached via other means.

Genre
Genre movies follow certain formulaic conventions, conforming to patterns of structuring stories and creating heroes,heroines and villains. Horror films, westerns, musicals, science fiction, crime and detective stories,romantic comedies, and melodramas are all examples of readly recognized  movie genres.But the concept of genre is hardly limited to these more “popular” example. The study of genre allows us to recognize ways in which a particular film resembles or differs from others. A consideration of a film;s place within a genre tradition highlights  the ways in which it conforms to familiar and therefore safe patterns as well as the way in which it may be unique. Genre study also reveals the expectations that audiences bring to the movies , as well as their capacity and willingness to accept revisions of cherised formulas.
Psychology and character
In addition to relyng on words ,dialogue and other traditional literary methods of perceiving characterization ,films can convey or reinforce certain behavioral traits thorough nonliterary means . one of these is the familiarity af actors and actresses. Audience from relationships with film performers and presume certain traits of character  to be an integral part of the personality regardless of the specific role the performer is playing.
Point of view
In literature point of view refers to the prespective through which an action, an events or an entire story is seen and or told.while it is often caressly applied and just a caressly over looked by film critis , point of view can be a key to understanding the entire structure and look of film
Language
Language is naturally a significant part of a film’s composition. As in literature ,it reflects the cultural and social circumstances of characters as well as their abilities or limitations in dealing with the world. The way in which language affects or even constructs certain realities can also be dramatically and compellingly demonstrated in film.
Gender
Since gender has been a prominent issue in cultural studies in recent years ,it has naturally shaped the way certain conventions of narrative film have been perceived. Understanddably ,it has also affected film production itself and the conception of character. Some films raise the issue directly ,placing in the forefront some aspect of the theme of the relations between the sexes.
Imagery and Technique
Most of good movies and all great ones are so not because they have great plots or themes and memorable lines. They leave their mark because they have effectively used the elements of the medium.Just as any great poem or play must convey its important ideas through articulate and imaginative language the single most important element of literature ,any truly effective film must convey its ideas and its emotional and psychological force through the elements unique to film.


On Using Video
The study of film has been transformed by the advent and proliferation of video.Undoubtedly ,many students ,along with the general population , see more movies in the video format than on a theater screen. This is a mixed blessing. On the one hand, many visual and compositional aspects of films are lost or significanctly altered on video , and the reduction of the size of the image alone makes it less  compelling.







UNIFLOR MENGENAL SASTRA



KATA KATA MOTIVASI

Kenali terlebih dahulu sebelum menilai, karena yang tampak indah tak selalu indah dan yang tampak buruk tak selalu buruk.

    Hidup tanpa mempunyai TUJUAN sama seperti " Layang-layang putus" Miliki tujuan dan PERCAYALAH anda dapat mencapainya.

Orang bijak adalah orang yang selalu belajar dari kegagalannya sedangkan orang yang bodoh adalah orang yang selalu menutupi kegagalannya.

    Orang yang gagah perkasa itu bukan orang yang bertubuh kekar melainkan orang yang mampu mengendalikan emosinya ketika marah.

Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.

    Jangan pernah berfikir tidak akan pernah bisa mendaptkan dia, meraih cita-cita,dan segala hal yang kau inginkan.

Orang sukses takkan pernah mengeluh bagaimana kalau akan gagal,namun berusaha bagaimana untuk berhasil.

    Genggamlah bumi sebelum bumi menggengam anda, pijaklah bumi sebelum bumi memijak anda,maka perjuangkanlah hidup ini sebelum anda memasuki perut bumi.

Jangan sesali apa yang telah terjadi kemarin, tapi jika kamu tak mampu menjadi lebih baik hari ini, kamu patut menyesali.

    Hargai apa yang kamu miliki saat ini. Kebahagiaan tak akan pernah datang kepada mereka yang tak menghargai apa yang telah dimiliki.

Ketika tak ada kata terucap, diam mampu ungkapkan apa yang tak terkatakan. Tak semua bisa memahami, tapi sahabat selalu mengerti.

    Kebencian hanya merugikan diri sendiri, tersenyumlah ketika disakiti. Hati tanpa benci membentuk jiwa yang tegar dan damai.

Cinta mungkin akan membuatmu terluka, tapi ia membuatmu semakin dewasa. Jadilah pribadi yang selalu memaafkan, terutama hatimu.

    Jika sewaktu waktu kita jatuh bukan berarti tidak bisa bangun kembali, kecuali jika memang kita memilih menyerah.

Ketika anda merasa mengatahui banyak hal sesungguhnya itu pertanda bahwa anda tidak tahu banyak hal.

    Pernikahan samasekali bukan akhir dari rangkaian cerita "cinta" yang selama ini anda rajut karena sebenarnya anda belum memulai apapun.

Seringkali kita merasa mencintai tetapi yang terjadi sebenarnya adalah kita hanya mementingkan pengakun atas eksistensi kita.

    Berbahagialah anda jika masih bisa merasa sedih karena itu artinya anda siap menerima kebahagiaan.

Kebahagiaanmu tidak ditentukan oleh orang lain, tapi oleh dirimu sendiri. Apa yang kamu lakukan hari ini, tentukan bahagia masa depanmu.

    Salah satu hal tersulit dalam hidup adalah tetap menjadi dirimu sendiri ketika semua orang berusaha mengubahmu menjadi orang lain.

Kamu tak bisa kembali ke masa lalu dan mengubah sebuah awal yang buruk, namun kamu bisa membuat akhir yang indah, mulai saat ini!

    Janganlah berdoa untuk hidup yang mudah, tetapi berdoalah untuk menjadi manusia yang tangguh.

Jangan terlalu bergantung pada orang lain. faktanya kamu lebih kuat dari apa yang kamu pikirkan, hanya kamu tidak mempercayainya.

    Hidup ini pilihan. Apapun yang membuatmu sedih, tinggalkanlah...tanpa rasa takut akan hilangnya kebahagiaan di masa depan.