MAHASISWA UNIFLOR MENDAPATKAN
PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA
Sebanyak 1.257 mahasiswa Univeritas Flores (Uniflor)
Ende mendapatkan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang dibawakan oleh Kepala
Badan Nasional Narkoba (BNN) Provinsi NTT, Drs Aloysius Dando dan Anggota DPRD
Provinsi NTT, Jhon Elpin Parera, Bulan lalu yang berlangsung di Aula Kampus Uniflor Ende. Di
hadapan para mahasiswa, Aloysius mengatakan kampus adalah tempat untuk
menggembleng generasi penerus bangsa yang cerdas,kaya pengetahuan dan berdisiplin
tinggi, adalah wajar jika cita-cita mulia untuk kepentingan bangsa dan negara
itu harus mendapat perhatian serius demi menyelamatkan mahasiswa dari pengaruh
dan bahaya Narkotika. Terkait dengan Narkoba, Aloysius mengharapkan kepada
para aktivis kampus untuk lebih meningkatkan perannya dalam penyalagunaan
Narkotika melalui kegiatan dan aktivitas antara lain dengan membentuk
kelompok-kelompok pendidik sebaya yang bertugas membantu mensosialisasikan
bahaya penyalahgunaan narkotika dan mendorong terbentuknya aktifitas dalam
kampus, seperti halnya pengembangan pusat informasi dan konseling masalah
penyalahgunaan narkotika.Ia menambahkan semua itu diupayakan dalam rangka
menyelamatkan Bangsa Indonesia dari ancaman kehancuran akibat Narkotika, karena
lingkungan kampus sebagai tempat berkumpulnya para Mahasiswa dan merupakan
lembaga yang potensial dalam mempengaruhi dan mewarnai kehidupan
Mahasiswa. Dalam kaitannya dengan Penyalahgunaan Narkotika, kata Aloysius
pergaulan dengan kelompok sebaya di Lingkungan Kampus juga tidak menutup
kemungkinan dapat dijadikan sebagai ajang pertukaran informasi, pembagian, jual
beli serta perkenalan terhadap penyalahgunaan Narkotika secara terus-menerus
melalui aksi nyata. “Dalam menghadapi berbagai permasalahan penyalahgunaan
Narkotika dikalangan mahasiswa, bukanlah aturan-aturan terhadap mereka yang
memakai atau pengedar, tetapi lebih kearah pembinaan mental mahasiswa untuk itu
peran pendidik sangat penting dan sentral,disamping peran keluarga dan
masyarakat.”ujarnya Pencegahan penggunaan dan penyalahgunaan Narkotika
harus dilakukan sedini mungkin serta harus dilakukan berkesinambungan,
“Pencegahan bukan semata-mata informasi mengenai bahaya narkotika, tetapi lebih
menekankan pemberian Ketrampilan Psikososial kepada mahasiswa untuk bersikap
dan berperilaku positif serta informasi mengenai Bahaya Narkotika kepada
mahasiswa tanpa ada usaha untuk mengubah perilakunya dan memberikan ketrampilan
yang diperlukan akan kurang bermanfaat bahkan dikhawatirkan terjadi efek
paradoksal, yaitu meningkatnya keingintahuan atau keinginan mencoba bagi
mahasiswa.”tegas Aloysius Menurut Aloysius kampus ibarat sangkar ayam
yang diintai Musang, maka waspadalah, karena para pengedar Narkotika berniat
menculik para Mahasiswa dan memasukannya kedalam sindikat Narkotika yang penuh
siksa dan ribuan Mahasiswa sudah menjadi korban oleh karena itu diupayakan
untuk mengikis peredaran Narkotika yang membahayakan para Mahasiwa dan harus
terus menerus dilakukan. “Mari kita beri atensi khusus pada
kampus-kampus, karena kompleksitas permasalahan dan kerasnya kehidupan membuat
semakin subur dan berkembangnya kejahatan yang berkaitan dengan Narkotika.oleh
karna itu, mari kita cegah, mari berantas, mari kita selamatkan para Mahasiswa
dari ancaman Narkotika,” kata Aloysius. (IUSS/UNIFLOR JAYA )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar